adhari.abroader: ''Awal Ku MengenalNya": " Pertemuan kami tak terlalu romantis, Awalnya aku hanya ingin melihat-lihat sehingga aku terpe..."
            Pertemuan kami tak terlalu romantis, Awalnya aku hanya ingin melihat-lihat sehingga aku terpesona dengan keindahannya. Weh Kulus. itu namanya, perlahan aku menelusuri jalan hingga melihat sederet bangunan megah. ada tulisan boarding school di atapnya. oh.... sungguh mempesona. akupun mulai ingin metapnya lebih dekat. kulangkahkan kaki setapak demi setapak. ada sebuah gapura yang diciptakan oleh seniman hebat, menurutku. terpampan di temboknya karya seni yang sungguh indah. dari pecahan keramik yang disusun hingga membentuk seperti tikar. waw... mataku sungguh terpukau hingga tak ingin berkedip.
             Tiba-tiba Aku di kejutkan oleh sebuah banguna yang cukup besar dan terkesan mewah. Mesjid Rahmatullah itu namanya. tanpa di minta kaki kupun langsung berjalan menuju mesjid itu. waw..... aku di takjubkan oleh isi mesjid itu. mesjid tampa tiang. Aku terheran-heran.
             sungguh indah bukan. bisikan itu terdengar di telingaku. bisikan suci yang pada akhirnya menghantarkanku ke dalam penjara iman itu.
             akupun menelusuri seluruh isi tempat itu. dan sekali lagi memang sungguh mempesona. aku terbuai oleh isi tempat itu. dan akupun terpikat olehnya. hingga aku memilihnya sebagai tempat hidupku.
            Pesantren Nurul Islam itu namanya. NIBOARDS, panggilan akrab kami sehari-hari. tempat indah inilah yang telah memberikan ilmu yang begitu berguna bagi kami. yang telah memberikan harapakan kepada kami untuk bermimpi. bahkan untuk menggapai mimpi itu.
            Inilah kronologi bagaimana aku mengenalnya. Meskipun Aku telah jauh darinya tapi Aku tak kan pernah lupa bahwa Aku mengenalnya. dan keindahannya itulah yang tak kan pernah bisa membuta ku lupa.
I LOVE U NIBOARDS...............
wah..... khutbah jumatnya bagus banget. dapat ilmu lagi nih. coba khotibnya gini pasti gak kan ngantuk... oya plend ni dia ni ceramanya :

Sciences dan Intelektual
Siences dalam bahasa Indonesia di kenal dengan sebutan ilmuan. Sedangkan intelektual adalah cendikiawan.
Perbedaan di antara keduanya ada pada mottonya masing-masing yaitu : jika siences “know to know” yaitu mencari tahu untuk di ketahui sedangkan intelektual “know to change” mengetahui untuk merubah, tentu saja merubah ke arah yang lebih baik.
Kedua hal tersebut sangat berkaitan erat dengan ilmu pendidikan. Yang dewasa ini telah membuat kita lebih maju dalam teknologi. Namun, sekarang ada permasalahan baru yaitu agama. Kita telah mengenyampingkan agama dalam memilih sebuah ilmu pengetahuan.
Sekarang timbul didalam benak kita, mengapa antara ilmu pengetahuan dengan agama tidak kita kolaborasi menjadi satu sehingga menghasilkan insan yang berilmu dan bertaqwa. Banyak para ulama muslim yang menggeluti ilmu sciences namun mereka tidak melupakan agama. Bahkan, mereka masih dikatakan sebagai ulama meskipun mereka adalah ilmuan. Contohnya ibnu sina yang seorang dokter sekaligus orang yang mengerti agama, bahkan ahli fiqh.
Lain dengan orang kita pada saat ini, mereka sangat tidak percaya dengan ulama yang berpolitik. Dan ketidak percayaan itu bukan tidak ada alasan, melainkan mereka tidak percaya dengan ulama yang berpolitik karena mereka takut ada unsur-unsur kotor  dalam berpolitik yang sering kita dengar di media masa. Ada kasus ini dan itu yang sangat berhubungan eret dengan politik. Andai saja politikus di negeri kita ini mendalami iptek dan science namun tidak meninggalkan imtak pastilah semua kasus itu tidak akan terjadi.
Intinya kita harus menekuni semua bidang ilmu, namun yang terpenting kita tidak melupakan agama. Karena agamalah yang terpenting dari semua itu yaitu science, teknologi dan lain sebagainya yang berbau dunia. Dengan agama semua hal yang menyimpang akan teratasi...



plend..... ni gak sepenuhnya isi khutbah tu, ada penambahan dan pengurangan. jadi kalau da yang slah. mohon maaf dan mohon di koreksi !!!!!


24 maret 2010.

Banyak yang berpendapat tentang dewasa.  7 dari 10 orang yang saya tanyai mereka beranggapan bahwa :Seorang dikatakan dewasa jika dia telah berani mengambil semua resiko hidup dan telah siap untuk berumah tangga.
Dan 3 di antaranya menjawab bahwa : seseorang di katakn dewasa jika ia mampu berpikir positif dan membangun serta berpikir ke depan, mengedepankan pikiran dan tak terlalu mengikuti keinginan akal.
Dari penelitian itu. Ups… saya nggak yakin juga apakah itu layak di katakana penelitian. Tapi ya sudahlah kita anggap aja itu penelitian.
Berarti hanya sedikit orang yang beranggapan bahwa orang dewasa adlah orang yang mampu berpikir kedepan, selebihnya mereka menganggap bahwa orang dewasa adalah orang yang berani berpacaran, dan hal-hal lainnya yang berbau orang besar. Jangan anggap orang besar disini adalah orang kaya !!.
Seperti contoh lain. Film yang di tv. Kalau minsalnya itu film ada adegan yang tidak layak di pertontonkan pasti tu film di katakan filmu dewasa. Jadi itu yang di maksud dengan dewasa ?? hmmm….. itulah sdikit dari penelitian kecil saya tentang persepsi masyarakat kita tentang dewasa.
Jika berbicara tentang dewasa kami ( saya dan teman saya waktu di pesantren )kami pernah ang berdebat tentang dewasa. Layaknya seorang yang berpendidikan, setiap argument yang keluar dari mulu kami harus di sertai dengan alasan.
Dan dari dikusi itu kami menyimpulkan bahwa : banyak yang beranggapan bahwa orang dewasa adalah orang yang telah mengerti sex, sudah besar (dari segi fisik). Dan sedikt yang beranggapan bahwa orang dewasa bisa di lihat dari cara berpikirnya.
Menurut saya sendiri, orang dewasa adalah orang yang telah mengerti kehidupan (baik itu bidang sex dsb,.), orang yang berpikiran maju serta selalu berpikir sebelum bertindak.
Buat kawan-kawan mohon tuliskan pendapat kalian tentang dewasa !!!
22 maret 2010
“HIDUP”
Banyak permasalahan yang kita hadapi. Namun permasalhan yang paling utama adalah “HIDUP”. Ia hidup. Hidup adalah sebuah masalah. Yang ketika kita mempergunakannya tidak sesuai dengan tujuan hidup itu sendiri. Jadi, hidup akan menjadi masalah jika kita melaluinya tak sesuai dengan tujuan di adakannya kehidupan.
Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah : apa tujuan di ciptakannya kehidupan ?
Mungkin saya tak tahu pasti, apa tujuan kehidupan ini di ciptakan. Namun yang jelas kehidupan ini adalah tempat kita berpetualang. Dimana di sekeliling kita ada hutan rimba yang dipenuhi oleh binatang buas. Yang suatu saat bias saja menghilangkan nyawa kita.
Hati-hati. Kata itulah yang harus kita pegang dalam menjalani kejamnya hidup ini. Hati-hati dalam membuat keputusan. Hati-hati berbuat. Hati-hati memilih, dan hati hati lainnya. jangan sampai karena ketidak hati-hatian kita petualangan ini berakhir si-sia tampa ada pengalaman  yang dapat di jadikan pelajaran.



mohon di koreksi ya....
mungkin logika ku ini salah

21 maret 2011

Hari ini adalah hari yang sangat mengembirakan bagi seorang ibu tua yang sangat merindukan kehadirat anak perempuan di dalam hidupnya. Betapa tidak, selama berpuluh-puluh tahun ia hanya di kelilingi oleh anak-anaknya yang kesemuanya berjenis kelamin laki-laki. Yaitu : Syahrial Ariga, Surya Ardi, Raihandi, dan si bungsu yang mandiri Adhari.
Setahun yang lalu, salah satu anak ibu itu meminta restu untuk meminang seorang gadis yang besukukan suku Jawa, yang bertempat tinggal tidak jauh dari kota kami. Bahkan kota itu adalah kota kami juga bertahun-tahun yang lalu, sebelum kota kami memutuskan untuk mandiri (membuat kabupaten sendiri).
Dia adalah Surya Ardi. Yang akrab kami panggil dengan sebutan Ardi atau bang Ardi, jika aku yang memanggilnya (panggilan seorang adik kepada abang yang lebih tua darinya). Padahal dia adalah anak yang kedua. Kami tak tau apa yang ada dalam pikirannnya. Apakah dia tidak memikirkan perasaan abang yang lebih tua darinya.
Permintaan itupun tak langsung ia torehkan kepada ibu, melainkan kepada seorang nenek tua yang sangat baik hati kepada orangtua kami (anaknya) dan kepada kami. Nenek, itulah panggilan sehari-hari kami padanya. Meskipun dia bukanlah nenek kandung kami, tapi ia memberikan sesuatu yang lebih kepada kami, dari pada anak ataupun cucunya sendiri.
Akhirnya nenek itupun bercerita kepada ibu, namun ibu hanya terdiam tanpa berkata sepatah katapun lalu ibu pergi dari hadapan nenek.
Selama berbula-bulan ibu mendiamkan semua keinginan abang kedua ku ini, bukannya ibu tidak ingin punya menantu. Tapi ibu tak tau dari mana ibu harus mendapatkan uang untuk persepsi pernikahan abangku itu, belum lagi ibu punya tiga tanggungan . Bangkul ( sebutan kami buat abang pertama. Yang berarti abang besar) yang masih kual sambil kerja sebagai tenaga honorer yang gajinya tak seberapa yang biasa di gaji tiga bulan sekali. Jangankan untuk kulyah, untuk minyak keretanya saja masih di minta ke ibu. ( kereta: sebutan sehai-hari kami untu sepeda motor).Bg Raihandi, yang masih kulyah dan Aku yang sedang SMA di  ibu kota provensi., juga menjadi bahan pikiran ibu.
Sudah enam bulan, permiintaan itu di diamkan oleh ibu, kebetulan Ayah memiliki kebun yang di hibahkan oleh nenek yang telah ku ceritakan tadi. Dan kebetulan lagi kebun itu adalah kebun kopi. Yang pada bulan ini menunjukkan bahwa dia ikut menyetujui keinginan abangku itu. Musim panenpun tiba. Dan hasilnya cukup memuaskan.
Mungkun itu rezeki abangmu, kata nenek. Akhirnya pernikahanpun di langsungkan. Beberapa hari lagi pernikahan akan dilangsungkan tetapi aku ada di perantauan. Dan pada waktu itu waktu yang sangat kejepit. Pasalnya beberpa hari lagi aku akan ujian.
Salami beberpa hari sebelum pernikahan itu, aku merasa tidak tenang, sampai akhirnya aku memutuskan untuk menghadiri sekaligus meramaikan acara itu Selama dua hari. Dan memutuskan untuk langsung kembali ke BNA, mengingat ujian tingal 2 hari lagi.
Setahun kemudian………….…
    tak terasa, sudah satu tahun pernikahan mereka. dan sang isteri sedang mengandung. tepatnya sudah sembilan bulan. itu berari tak lama lagi waktunya untuk menunggu kehadiran anggota keluarga baru.
    hari-hari yang di tunggupun tiba. was-was, cemas gelisahpun ikut meramaikan penungguan yang terasa sangat panjang itu. tiba-tiba pintu pintu rumah sakit terbuka dan terlihat seorang dokter yang memanggil "pak surya...." katanya. dan dia langsung menuju ke hadapan dokter itu. "selamata anak anda perempuan" kata dokter itu.
     seluruh keluarga mengeroyok dokter itu. dan meminta untuk di perbolehkan untuk melihat sang CUCU yang telah di nanti-nantikan selama ini.
     
     sang nenek sangat gembira, karena akhirnya dapat dikarunia anak perempuan meskipun itu adalah cucunya.

namanya belum di buat, jadi tentang namanya nanti ya ku ceritain !!!
dan sekarang aku lagi nyari nama bagus. mw nyumbang nama siapa tahu di terima, he2 ngarep.

   
''selamat ya mak, udah jadi nenek...........





adhari.abroader: TIPS BELAJAR GIAT: "1.berusahalah untuk selalu tidak menganggap remeh pelajaran. 2.carilah motivator 3. ingatlah sama perjuangan orang tua 4. peliharalah rasa m..."
1.berusahalah untuk selalu tidak menganggap remeh pelajaran.
2.carilah motivator
3. ingatlah sama perjuangan orang tua
4. peliharalah rasa malu
5. tanamkan rasa ingin sukses dalam diri
6. sering-seringlah mengingat cita-cita.
7.bertemanlah dengan orang yang pintar atau yang bisa membangkitkan semangat
8. semuanya kembali kepada keinginan kita, apabila kita ingin sukses tentu kita akan belajar dengan giat.

selamat mencoba
Ya........ pesantren.
ketika mendengar kata-kata pesantren, pasti akan terbayang sebuah penjara iman yang penuh dengan peraturan atau disiplin. namun, memang benar begitulah adanya.
pesantren, tak pernah lepas dari : hafalan, hukuman, antrian, mengaji, dan kegiatan agama lainnya.


 
Aku tak tau mengapa merantau serasa menjadi bagian dari hidupku.Rasanya sulit bagiku untuk lepas darinya. malah kini rasa cintaku padanya serasa makin tinggi. setinggi angan ku untuk merantau lebih jauh lagi. AKU INGIN MERANTAU LEBIH JAUH LAGI. 
Kata-kata itulah yang selalu menggema dalam diri ini. bukannya aku ingin lari dari keluarga, namun aku ingin l;ari dari ketidak ingin tahuan orang yang ada di sekelilingku.

oh.... tuhan.
mudahkanlah aku meraih cita-citaku.
agar aku mampu membahagiakan keluargaku, terutama ayah dan ibuku.....